
MEDAN DENAI – Sinergi antar-lembaga keagamaan di Kecamatan Medan Denai terus diperkuat untuk mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan pelayanan masyarakat. Forum Silaturahim Badan Kemakmuran Masjid Indonesia (Fosil BKMI) Kecamatan Medan Denai menggelar pertemuan koordinasi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Medan Denai dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Denai guna menyusun program kolaboratif yang akan dijalankan secara bertahap.
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari semangat kolaborasi yang terbangun dalam rangkaian Gebyar Muharam 1448 Hijriah yang diselenggarakan MUI Sumatera Utara dan MUI Kota Medan. Dalam suasana penuh kebersamaan, ketiga lembaga membahas berbagai agenda strategis yang diarahkan untuk memperkuat pelayanan keagamaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan berbasis masjid.
Ketua Fosil BKMI Kecamatan Medan Denai menawarkan tujuh program prioritas sebagai bentuk kontribusi nyata organisasi terhadap pembangunan umat. Program tersebut meliputi sosialisasi dan pendampingan Sertifikasi Halal bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK), sosialisasi Wakaf Produktif sebagai instrumen penguatan ekonomi umat, kaderisasi dai dan ulama melalui pembelajaran Kitab Kuning, pemanfaatan sekretariat bersama sebagai pusat koordinasi pelayanan umat, program penentuan arah kiblat masjid, optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) melalui kerja sama dengan BAZNAS Kota Medan, serta penyelenggaraan podcast bertema sosial, ekonomi, dan keagamaan.
Seluruh program akan disusun dalam tahapan pelaksanaan sesuai skala prioritas dan kesiapan masing-masing lembaga agar implementasinya berjalan efektif serta memberi manfaat yang luas bagi masyarakat.
Usulan tersebut mendapat sambutan positif dari MUI dan KUA Kecamatan Medan Denai. Kedua institusi menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan program sebagai bagian dari upaya memperkuat fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat edukasi, pemberdayaan ekonomi, dan pelayanan sosial masyarakat.
Sebagai langkah lanjutan, Fosil BKMI bersama MUI dan KUA akan melakukan audiensi dengan Camat Medan Denai yang baru. Pertemuan tersebut bertujuan memperkenalkan seluruh program yang telah disusun sekaligus mengajak Pemerintah Kecamatan Medan Denai membangun sinergi dalam mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan keumatan.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi model kemitraan yang mampu mengintegrasikan peran organisasi kemasjidan, ulama, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem masjid yang lebih produktif, mandiri, dan berdaya guna. Melalui semangat kebersamaan tersebut, Fosil BKMI Kecamatan Medan Denai terus mengusung visi “Fosil Berkarya, Masjid Berdaya, Umat Berjaya dan Sejahtera” sebagai arah gerak pembangunan umat di tingkat kecamatan.