Fosil BKM Indonesia

SEJARAH

SEJARAH

AWAL BERDIRINYA FOSIL BKMI

  • Gagasan awal bermula dari diskusi antara Pimpinan Harian Waspada Medan dengan Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Prof. Dr. H. Abdullah Jamil, M.Si. tentang eksistensi masjid dan manajemen pengelolaan masjid.
  • Diskusi lebih lanjut membahas kebijakan apa yang harus dilakukan sebagai upaya memberi pengetahuan bagaimana mengelola masjid yang professional. Konklusi diskusi adalah kesepakatan melaksanakan seminar nasional manajemen masjid dengan mengundang pembicara nasional dan lokal yang dilaksanakan oleh Harian Waspada dan Dekan FDK UINSU.
  • Seminar Nasional “Manajemen Masjid” dilakukan hari Sabtu tgl. 20 Agustus 2016 di Hotel Grand Kanaya Jalan Darussalam Medan, merupakan kerja sama antara Harian Waspada dan Dekan FDK UINSU.
  • Peserta menyarankan perlu wadah Silaturrahim antar Pengurus Masjid untuk:
  • Media bertukar pikiran,
  • kerja sama,
  • Diskusi masalah dan solusinya
  • Tindak lanjut seminar: Panitia berfikir bahwa konklusi seminar harus ditindak lanjuti, tidak hanya terbatas pada seminar saja, pada tanggal 22 Mei 2017 dibentuklah Forum Silaturrahim Badan Kemakmuran Masjid (FOSIL BKM) sebagai wadah silaturrahim, berembuk dan diskusi sesama pengurus masjid dalam upaya mencari solusi berbagai persoalan pengembangan masjid.

PENDIRI FOSIL KOTA MEDAN

TRANSFORMASI

  • Berdiri dengan nama Forum Silaturrahim Badan Kemakmuran Masjid Kota Medan, disingkat FOSIL BKM Kota Medan,
  • Lalu menjadi FOSIL BKM Kota Medan dan Sekitarnya
  • Kemudian berkembang menjadi Forum Silaturrahim Badan Kemakmuran Masjid Indonesia (FOSIL BKMI), Kota Medan adalah sebagai tempat kedudukan Pimpinan Pusat.

Transformasi FOSIL BKM Kota Medan menjadi FOSIL BKM Indonesia adalah sesuai dengan keputusan/hasil Muktamar-I FOSIL BKM Kota Medan pada tanggal 12 Maret 2022M/8 Syakban 1443H di Aula Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Jalan Sudirman No. 41 Medan, maka dilantiklah pengurus FOSIL BKMI tingkat pusat (PP), tingkat wilayah (PW) Sumatera Utara dan tingkat daerah (PD) Kotamadya Medan.