Fosil BKMI Medan Selayang Perkuat Tata Kelola Masjid Melalui SuLing Ke-13 dan Upgrading Pengurus BKM Muslimin

Fosil BKMI Medan Selayang Perkuat Tata Kelola Masjid Melalui SuLing Ke-13 dan Upgrading Pengurus BKM Muslimin Program Fosil BKMI Medan Selayang Perkuat Tata Kelola Masjid Melalui SuLing Ke-13 dan Upgrading Pengurus BKM Muslimin MEDAN, 27 Juli 2026 — Forum Silaturahim Badan Kemakmuran Masjid Indonesia (Fosil BKMI) Pimpinan Cabang Medan Selayang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola masjid melalui pelaksanaan Subuh Keliling (SuLing) Ke-13 yang dirangkaikan dengan Upgrading Pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Muslimin, Kelurahan Tanjung Sari, pada Minggu (26/7/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PC Fosil BKMI Medan Selayang dengan BKM Masjid Muslimin. Selain menjadi ajang mempererat ukhuwah antarpengurus masjid, kegiatan ini juga menjadi wadah pembekalan bagi kepengurusan baru BKM Muslimin agar mampu mengelola masjid secara profesional, amanah, dan berorientasi pada pemberdayaan umat. Acara diawali dengan pelaksanaan Shalat Subuh berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustaz Dr. H. Zamaksyari Tayib, Lc., M.A. Dalam ceramahnya, beliau mengajak para pengurus masjid untuk menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat dengan mengedepankan keikhlasan, persatuan, dan pelayanan terbaik kepada jamaah. Usai tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan Upgrading Organisasi Pengurus BKM Muslimin yang menghadirkan sembilan materi utama mengenai pengelolaan masjid ideal. Materi-materi tersebut disampaikan oleh para narasumber dari berbagai jenjang kepengurusan Fosil BKMI, mulai dari tingkat cabang, wilayah, daerah hingga pusat, serta tokoh-tokoh yang berpengalaman di bidang kemasjidan. Adapun materi yang diberikan meliputi digitalisasi dan publikasi media masjid, tugas pokok dan fungsi Badan Pengurus Harian serta bidang Idarah dan Imarah, pengelolaan bidang Riayah, manajemen keuangan masjid berbasis manajemen risiko, fiqih ikhtilaf dan etika pengurus BKM, pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid, sosialisasi masjid percontohan, pemahaman mengenai peran nazir wakaf dan BKM, serta kepemimpinan (leadership) bagi pengurus masjid. Para pemateri yang hadir antara lain Drs. H. Kariono, M.Si., MCE, Drs. Syaifuddin Zuhri, Syahlan Z. Nasution, S.T., M.T., IAI.AA., CWC., H. Edi Faisal Harahap, S.E., M.M., Ustaz Drs. H. Komaruddin Sagala, M.Pd. selaku Ketua MUI Medan Selayang, H. Jonidi, S.E., Prof. H. Didik Santoso, M.Pd., Prof. Dr. dr. H. Defitri Munir, Sp.THT.B.KL(K)., serta Ir. H. Ilham Safwi, CWC. Ketua panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan jamaah Masjid Muslimin yang telah memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk penyediaan fasilitas sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan tertib, lancar, dan sukses. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh narasumber dari PC, PD, PW hingga PP Fosil BKM Indonesia yang telah meluangkan waktu dan berbagi pengalaman dalam membangun tata kelola masjid yang lebih profesional, adaptif, dan berdaya saing. Melalui program SuLing dan Upgrading ini, Fosil BKMI Medan Selayang berharap setiap pengurus masjid memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai manajemen kemasjidan sehingga mampu menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, pelayanan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta pembinaan umat. Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas kelancaran acara serta harapan agar seluruh ikhtiar dalam memakmurkan masjid senantiasa mendapat keberkahan dan ridha Allah SWT. Bagikan : Tulisan Terkini Fosil BKMI Medan Selayang Perkuat Tata Kelola Masjid Melalui SuLing Ke-13 dan Upgrading Pengurus BKM Muslimin MERAWAT API, MEMPERLUAS CAHAYA Fosil BKMI Medan Selayang Sukses Selenggarakan Pelatihan Digital AI, Siapkan Pengurus Masjid Melek Teknologi dan Lebih Produktif Fosil BKMI Kecamatan Medan Denai sukses menyelenggarakan Musyawarah Suksesi Kepengurusan Program Ziswaf Fosil BKMI Ikut Berwakaf
Fosil BKMI Medan Selayang Sukses Selenggarakan Pelatihan Digital AI, Siapkan Pengurus Masjid Melek Teknologi dan Lebih Produktif

Fosil BKMI Medan Selayang Sukses Selenggarakan Pelatihan Digital AI, Siapkan Pengurus Masjid Melek Teknologi dan Lebih Produktif Program Fosil BKMI Medan Selayang Sukses Selenggarakan Pelatihan Digital AI, Siapkan Pengurus Masjid Melek Teknologi dan Lebih Produktif Medan, 19 Juli 2026 – Bidang Pendidikan, Dakwah, dan Pelatihan Pimpinan Cabang Forum Silaturahmi Badan Kesejahteraan Masjid Indonesia (PC Fosil BKMI) Medan Selayang sukses menyelenggarakan Pelatihan Digital Artificial Intelligence (AI) di Masjid Al Jannah, Kompleks Perumahan Puri Tanjung Sari, Jalan Pasar I Ring Road, Kelurahan Tanjung Sari. Pelatihan perdana ini merupakan bagian dari komitmen Fosil BKMI dalam membangun ekosistem masjid yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan masjid. Kegiatan menghadirkan Drs. H. Kariono, M.Si., MCE, Ketua Bidang Pendidikan, Dakwah, dan Pelatihan PC Fosil BKMI Medan Selayang, dengan materi “Pelatihan AI untuk Produktivitas”. Dalam sesi pelatihan, peserta diperkenalkan pada berbagai pemanfaatan teknologi AI untuk mendukung administrasi organisasi, penyusunan materi dakwah, pembuatan konten digital, hingga meningkatkan produktivitas dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Salah satu pengalaman inspiratif yang dibagikan narasumber adalah bagaimana teknologi AI dapat dimanfaatkan untuk membantu proses penyusunan dan penerbitan sebuah buku hanya dalam waktu satu hari, tanpa mengurangi pentingnya proses verifikasi, penyuntingan, dan tanggung jawab ilmiah. Pelaksanaan pelatihan berlangsung dalam suasana interaktif dan penuh antusiasme. Para Pengurus BKM Masjid Al Jannah, jamaah, serta pegiat Digital AI Fosil BKMI aktif mengikuti setiap sesi diskusi maupun praktik penggunaan aplikasi AI. PC Fosil BKMI Medan Selayang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi atas terselenggaranya kegiatan ini, khususnya kepada: Drs. H. Kariono, M.Si., MCE selaku narasumber yang telah berbagi ilmu dan pengalaman. Pengurus BKM dan Jamaah Masjid Al Jannah atas dukungan fasilitas dan pelayanan selama kegiatan berlangsung. Seluruh pegiat Digital AI Fosil BKMI serta peserta yang telah mengikuti pelatihan dengan semangat belajar yang tinggi. Pelatihan ini menjadi langkah awal pengembangan program peningkatan kompetensi digital di lingkungan Fosil BKMI. Ke depan, organisasi akan menghadirkan pelatihan lanjutan dengan jenjang profesi maupun akademi sesuai kebutuhan pengurus masjid dan jamaah. Fosil BKMI meyakini bahwa penguasaan teknologi digital, termasuk Artificial Intelligence, merupakan salah satu ikhtiar untuk meningkatkan kualitas pelayanan masjid, memperkuat dakwah, serta menghadirkan organisasi yang profesional, inovatif, dan siap menghadapi tantangan zaman. (Fosil Media) Bagikan : Tulisan Terkini Fosil BKMI Medan Selayang Sukses Selenggarakan Pelatihan Digital AI, Siapkan Pengurus Masjid Melek Teknologi dan Lebih Produktif Fosil BKMI Kecamatan Medan Denai sukses menyelenggarakan Musyawarah Suksesi Kepengurusan Fosil BKMI Medan Selayang Perkuat Regenerasi Pengurus Masjid Lewat Kajian Bulanan dan Penguatan Program Diklat MASJID SEBAGAI EKOSISTEM UMAT. Dari Tempat Ibadah Menjadi Pemimpin Peradaban Islam Program Ziswaf Fosil BKMI Ikut Berwakaf
Fosil BKMI Kecamatan Medan Denai sukses menyelenggarakan Musyawarah Suksesi Kepengurusan

Fosil BKMI Kecamatan Medan Denai sukses menyelenggarakan Musyawarah Suksesi Kepengurusan Program Fosil BKMI Kecamatan Medan Denai sukses menyelenggarakan Musyawarah Suksesi Kepengurusan MEDAN DENAI, 19 Juli 2026 — Forum Silaturahmi Badan Kemakmuran Masjid Indonesia (Fosil BKMI) Kecamatan Medan Denai sukses menggelar Musyawarah Suksesi Kepengurusan di Masjid Rohmatul Hidayah, Jalan Denai, Minggu (19/7/2026). Dalam forum yang berlangsung sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi tersebut, Jonidi, SE., CWC kembali dipercaya secara aklamasi sebagai Ketua Fosil BKMI Kecamatan Medan Denai untuk masa bakti 2026–2031. Sidang dipimpin oleh Dr. Muhammad Dalim dengan tingkat kehadiran pengurus melebihi 75 persen, sehingga memenuhi ketentuan kuorum. Sebelum proses pemilihan, Jonidi menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode sebelumnya yang mendapat apresiasi dari peserta sidang. Seluruh peserta kemudian secara bulat menerima laporan tersebut dan kembali memberikan mandat kepemimpinan kepada Jonidi untuk periode kedua. Musyawarah juga dihadiri unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Medan Denai, serta Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Denai. Kehadiran para mitra tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi lintas lembaga dalam membangun ekosistem kemasjidan di wilayah Medan Denai. Dalam forum tersebut, perwakilan DMI dan KUA menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang selama ini dibangun Fosil BKMI Medan Denai. Menurut mereka, berbagai program yang dijalankan telah menghidupkan aktivitas masjid sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat. Ketua Umum Pengurus Daerah Fosil BKMI Kota Medan, Prof. Delfitri Munir, dalam sambutannya memberikan penghargaan atas kepemimpinan Jonidi yang dinilai berhasil menggerakkan organisasi secara aktif dan produktif. Ia juga menekankan pentingnya penguatan tata kelola masjid melalui percepatan sertifikasi aset wakaf, optimalisasi fungsi nazir sesuai peraturan perundang-undangan, serta pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) resmi yang berkoordinasi dengan BAZNAS Kota Medan. Suasana musyawarah berlangsung hangat, penuh semangat kebersamaan, dan diwarnai diskusi konstruktif. Dalam sesi ramah tamah usai sidang, muncul berbagai masukan agar Fosil BKMI memiliki standar penilaian kinerja organisasi dan kepengurusan sebagai instrumen untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masjid. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Pengurus Daerah Fosil BKMI Kota Medan, Syaifuddin Zuhri, menyampaikan bahwa organisasi tengah menyiapkan sistem evaluasi kepengurusan berbasis indikator yang menitikberatkan pada aspek kolaborasi, partisipasi, kebermanfaatan, keberlanjutan program, serta kemampuan mereplikasi praktik-praktik terbaik di berbagai wilayah. Terpilihnya kembali Jonidi diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat gerakan pemberdayaan masjid di Kecamatan Medan Denai. Dengan kepemimpinan yang berkelanjutan dan kolaborasi yang semakin luas, Fosil BKMI optimistis mampu mewujudkan masjid yang lebih berdaya, profesional, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat serta pembangunan masyarakat. (Fosil Media) Bagikan : Tulisan Terkini Fosil BKMI Kecamatan Medan Denai sukses menyelenggarakan Musyawarah Suksesi Kepengurusan Fosil BKMI Medan Selayang Perkuat Regenerasi Pengurus Masjid Lewat Kajian Bulanan dan Penguatan Program Diklat MASJID SEBAGAI EKOSISTEM UMAT. Dari Tempat Ibadah Menjadi Pemimpin Peradaban Islam Fosil BKMI dan MUI Medan Denai Gandeng Pemerintah Kecamatan, Percepat Sertifikasi Wakaf dan Halal UMKM Program Ziswaf Fosil BKMI Ikut Berwakaf
Fosil BKMI Medan Selayang Perkuat Regenerasi Pengurus Masjid Lewat Kajian Bulanan dan Penguatan Program Diklat

Fosil BKMI Medan Selayang Perkuat Regenerasi Pengurus Masjid Lewat Kajian Bulanan dan Penguatan Program Diklat Program Fosil BKMI Medan Selayang Perkuat Regenerasi Pengurus Masjid Lewat Kajian Bulanan dan Penguatan Program Diklat Medan Selayang – Kegiatan Silaturahim dan Kajian Bulanan Ke-5 yang diselenggarakan Pengurus Cabang (PC) Forum Silaturahmi Badan Kemakmuran Masjid Indonesia (Fosil BKMI) bersama Fosil Muda BKMI Medan Selayang berlangsung lancar dan sukses di Masjid Al Ghufron, Pasar IV, Jalan B.W. Kesuma, Kelurahan Padang Bulan Selayang II, Kota Medan, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Fosil BKMI dalam memperkuat kapasitas organisasi sekaligus menyiapkan regenerasi kepemimpinan masjid melalui pembinaan pengurus dan kader muda. Dalam sesi kajian organisasi, M. Rudi Siregar, S.Pd.I., Ketua Bidang Lingkungan Hidup PC Fosil BKMI Medan Selayang, menyampaikan materi bertajuk “Generasi Muda Penerus Kepemimpinan Masjid”. Ia menekankan pentingnya menyiapkan generasi muda agar mampu melanjutkan estafet kepemimpinan masjid dengan bekal keilmuan, akhlak, dan kemampuan manajerial yang memadai. Sementara itu, Drs. H. Kariono, M.Si., MCE memaparkan sosialisasi program Bidang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) sekaligus rencana pengembangan Pustaka Fosil BKMI Medan Selayang. Salah satu agenda strategis yang diperkenalkan adalah penyusunan Buku Panduan Pengurus BKM, yang akan memuat sembilan materi upgrading pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) serta panduan pelaksanaan program kerja sembilan bidang Fosil BKMI dan pembinaan generasi muda sebagai calon pemimpin masjid. Sekretariat PC Fosil BKMI Medan Selayang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya jajaran Pengurus BKM, Serikat Tolong-Menolong (STM), dan jamaah Masjid Al Ghufron yang telah menyediakan fasilitas kegiatan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada narasumber M. Rudi Siregar, S.Pd.I., serta seluruh pengurus yang hadir, di antaranya Sekretaris Imam P., para ketua bidang Drs. H. Kariono, M.Si., MCE, M. Rudi Siregar, S.Pd.I., Zulfahmi, Abd. Jafar S., Wakil Ketua Bidang Hukum Indra Kurniawan Nasution, serta anggota Fosil Muda BKMI Medan Selayang. Melalui kegiatan rutin ini, Fosil BKMI Medan Selayang berharap semangat ukhuwah, profesionalisme, dan soliditas organisasi terus terjaga sehingga mampu melahirkan kader-kader pengurus masjid yang amanah, kompeten, dan siap menjawab tantangan dakwah serta pemberdayaan umat di masa depan. (Fosil Media) Bagikan : Tulisan Terkini Fosil BKMI Medan Selayang Perkuat Regenerasi Pengurus Masjid Lewat Kajian Bulanan dan Penguatan Program Diklat Fosil BKMI dan MUI Medan Denai Gandeng Pemerintah Kecamatan, Percepat Sertifikasi Wakaf dan Halal UMKM MEMAHAMI GEN Z: PELAJARAN BAGI PENGURUS MASJID DARI BERBAGAI RISET DUNIA Fosil BKMI Medan Selayang Gelar SuLing Ke-12 dan Upgrading Perdana Pengurus BKM Al Qomar Program Ziswaf Fosil BKMI Ikut Berwakaf
Fosil BKMI dan MUI Medan Denai Gandeng Pemerintah Kecamatan, Percepat Sertifikasi Wakaf dan Halal UMKM

Fosil BKMI dan MUI Medan Denai Gandeng Pemerintah Kecamatan, Percepat Sertifikasi Wakaf dan Halal UMKM Program Fosil BKMI dan MUI Medan Denai Gandeng Pemerintah Kecamatan, Percepat Sertifikasi Wakaf dan Halal UMKM MEDAN DENAI, 15 Juli 2026 — Forum Silaturahmi Badan Kesejahteraan Masjid Indonesia (Fosil BKMI) Medan Denai bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Medan Denai memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kecamatan Medan Denai melalui audiensi yang berlangsung di Kantor Camat Medan Denai, Rabu (15/7). Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk mempercepat sejumlah program strategis di bidang keumatan, mulai dari sertifikasi tanah wakaf masjid, sertifikasi halal bagi pelaku UMKM, hingga penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Audiensi yang dihadiri Camat Medan Denai beserta Sekretaris Kecamatan itu berlangsung selama hampir dua jam dalam suasana dialog yang hangat dan produktif. Berbagai gagasan mengenai penguatan fungsi masjid, pembinaan umat, serta pemberdayaan masyarakat menjadi fokus pembahasan. Salah satu hasil penting pertemuan adalah dukungan Pemerintah Kecamatan Medan Denai terhadap percepatan sertifikasi tanah wakaf masjid. Camat Medan Denai menyatakan kesiapan menginstruksikan seluruh lurah di wilayahnya untuk mempermudah proses administrasi dan memberikan pendampingan dalam pengurusan sertifikat tanah wakaf bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN). Pemerintah Kecamatan juga menyambut positif program pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebagai bentuk dukungan konkret, Camat Medan Denai menyerahkan data UMKM kepada Fosil BKMI dan MUI Medan Denai sebagai dasar pelaksanaan program sertifikasi halal di wilayah tersebut. Selain itu, kedua pihak sepakat memperkuat sosialisasi pembentukan dan optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid-masjid se-Kecamatan Medan Denai. Program ini diharapkan mampu meningkatkan tata kelola zakat, infak, dan sedekah secara lebih profesional, transparan, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat. Audiensi tersebut juga menegaskan komitmen bersama untuk membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang berkelanjutan antara Pemerintah Kecamatan Medan Denai, Fosil BKMI, dan MUI Kecamatan Medan Denai dalam menjalankan berbagai program keumatan. Sinergi yang terjalin diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dakwah, pemberdayaan ekonomi umat, dan pelayanan sosial di Kecamatan Medan Denai. (Fosil Media) Bagikan : Tulisan Terkini Fosil BKMI dan MUI Medan Denai Gandeng Pemerintah Kecamatan, Percepat Sertifikasi Wakaf dan Halal UMKM Fosil BKMI Medan Selayang Gelar SuLing Ke-12 dan Upgrading Perdana Pengurus BKM Al Qomar Fosil BKMI Gandeng MUI dan KUA Medan Denai Perkuat Program Kemasjidan dan Pemberdayaan Umat Pendampingan FOSIL BKMI Berbuah Hasil, Mushola Sirotol Mustaqim Resmi Menjadi Masjid dan Gelar Sholat Jum’at Perdana Program Ziswaf Fosil BKMI Ikut Berwakaf
Fosil BKMI Medan Selayang Gelar SuLing Ke-12 dan Upgrading Perdana Pengurus BKM Al Qomar

Fosil BKMI Medan Selayang Gelar SuLing Ke-12 dan Upgrading Perdana Pengurus BKM Al Qomar Program Fosil BKMI Medan Selayang Gelar SuLing Ke-12 dan Upgrading Perdana Pengurus BKM Al Qomar MEDAN SELAYANG – Forum Silaturahim Badan Kemakmuran Masjid Indonesia (Fosil BKMI) Kecamatan Medan Selayang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola masjid melalui pelaksanaan Subuh Keliling (SuLing) Ke-12 dan Upgrading Perdana Pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Qomar, Minggu (12/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Qomar, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang, tersebut terlaksana dengan lancar dan sukses melalui kolaborasi antara Fosil BKMI Medan Selayang dan BKM Al Qomar. Rangkaian kegiatan diawali dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Suardi Affandi dengan tema “Tasawuf, Syariat dan Fikih Harus Sejalan”. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara dimensi spiritual, pemahaman syariat, dan praktik fikih dalam kehidupan seorang muslim. Ketua panitia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus serta jamaah Masjid Al Qomar yang telah menyediakan fasilitas dan mendukung penuh pelaksanaan kegiatan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para pemateri dari Pengurus Cabang (PC), Pengurus Wilayah (PW), Pengurus Daerah (PD), hingga Pengurus Pusat (PP) Fosil BKM Indonesia yang telah berkontribusi memberikan materi pembinaan. Momentum tersebut juga menjadi pelaksanaan upgrading atau pelatihan organisasi perdana bagi pengurus baru BKM Al Qomar. Sebanyak sembilan materi pokok mengenai pengelolaan masjid dan kemasjidan ideal disampaikan oleh para narasumber yang berasal dari berbagai tingkatan kepengurusan Fosil BKMI. Materi yang diberikan meliputi pengelolaan keuangan masjid dan pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid oleh Dr. H. Sanusi G. Pane, S.E., M.Si.; tugas pokok dan fungsi Badan Pengurus Harian serta bidang idarah dan imarah oleh Drs. Syaifuddin Zuhri; bidang riayah oleh Syahlan Z. Nasution, S.T., M.T., IAI.AA., CWC.; serta pemahaman mengenai perbedaan tugas nazir wakaf dan BKM oleh Prof. Dr. dr. H. Defitri M., Sp.THT.B.KL(K). Selain itu, Prof. H. Didik Santoso, M.Pd., menyampaikan sosialisasi dan panduan menuju masjid percontohan, sementara Ir. H. Ilham Safwi, CWC., membawakan materi kepemimpinan. Materi digitalisasi dan publikasi media masjid disampaikan oleh Drs. H. Kariono, M.Si., MCE. Sementara materi manajemen konflik dan pelayanan jamaah direncanakan akan dilaksanakan pada kesempatan berikutnya. Fosil BKMI berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun tata kelola masjid yang profesional, modern, dan berorientasi pada pelayanan umat. Melalui peningkatan kapasitas pengurus, masjid diharapkan mampu menjalankan fungsi ibadah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi secara optimal. Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar seluruh ikhtiar dalam memakmurkan masjid dan membina umat senantiasa mendapat keberkahan dan ridha Allah SWT. (Fosil Media) Bagikan : Tulisan Terkini Fosil BKMI Medan Selayang Gelar SuLing Ke-12 dan Upgrading Perdana Pengurus BKM Al Qomar Fosil BKMI Gandeng MUI dan KUA Medan Denai Perkuat Program Kemasjidan dan Pemberdayaan Umat Pendampingan FOSIL BKMI Berbuah Hasil, Mushola Sirotol Mustaqim Resmi Menjadi Masjid dan Gelar Sholat Jum’at Perdana HIJRAH DAN KEPEMIMPINAN PROFETIK Program Ziswaf Fosil BKMI Ikut Berwakaf
Fosil BKMI Gandeng MUI dan KUA Medan Denai Perkuat Program Kemasjidan dan Pemberdayaan Umat

Fosil BKMI Gandeng MUI dan KUA Medan Denai Perkuat Program Kemasjidan dan Pemberdayaan Umat Program Fosil BKMI Gandeng MUI dan KUA Medan Denai Perkuat Program Kemasjidan dan Pemberdayaan Umat MEDAN DENAI – Sinergi antar-lembaga keagamaan di Kecamatan Medan Denai terus diperkuat untuk mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan pelayanan masyarakat. Forum Silaturahim Badan Kemakmuran Masjid Indonesia (Fosil BKMI) Kecamatan Medan Denai menggelar pertemuan koordinasi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Medan Denai dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Denai guna menyusun program kolaboratif yang akan dijalankan secara bertahap. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari semangat kolaborasi yang terbangun dalam rangkaian Gebyar Muharam 1448 Hijriah yang diselenggarakan MUI Sumatera Utara dan MUI Kota Medan. Dalam suasana penuh kebersamaan, ketiga lembaga membahas berbagai agenda strategis yang diarahkan untuk memperkuat pelayanan keagamaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan berbasis masjid. Ketua Fosil BKMI Kecamatan Medan Denai menawarkan tujuh program prioritas sebagai bentuk kontribusi nyata organisasi terhadap pembangunan umat. Program tersebut meliputi sosialisasi dan pendampingan Sertifikasi Halal bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK), sosialisasi Wakaf Produktif sebagai instrumen penguatan ekonomi umat, kaderisasi dai dan ulama melalui pembelajaran Kitab Kuning, pemanfaatan sekretariat bersama sebagai pusat koordinasi pelayanan umat, program penentuan arah kiblat masjid, optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) melalui kerja sama dengan BAZNAS Kota Medan, serta penyelenggaraan podcast bertema sosial, ekonomi, dan keagamaan. Seluruh program akan disusun dalam tahapan pelaksanaan sesuai skala prioritas dan kesiapan masing-masing lembaga agar implementasinya berjalan efektif serta memberi manfaat yang luas bagi masyarakat. Usulan tersebut mendapat sambutan positif dari MUI dan KUA Kecamatan Medan Denai. Kedua institusi menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan program sebagai bagian dari upaya memperkuat fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat edukasi, pemberdayaan ekonomi, dan pelayanan sosial masyarakat. Sebagai langkah lanjutan, Fosil BKMI bersama MUI dan KUA akan melakukan audiensi dengan Camat Medan Denai yang baru. Pertemuan tersebut bertujuan memperkenalkan seluruh program yang telah disusun sekaligus mengajak Pemerintah Kecamatan Medan Denai membangun sinergi dalam mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan keumatan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model kemitraan yang mampu mengintegrasikan peran organisasi kemasjidan, ulama, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun ekosistem masjid yang lebih produktif, mandiri, dan berdaya guna. Melalui semangat kebersamaan tersebut, Fosil BKMI Kecamatan Medan Denai terus mengusung visi “Fosil Berkarya, Masjid Berdaya, Umat Berjaya dan Sejahtera” sebagai arah gerak pembangunan umat di tingkat kecamatan. Bagikan : Tulisan Terkini Fosil BKMI Gandeng MUI dan KUA Medan Denai Perkuat Program Kemasjidan dan Pemberdayaan Umat Pendampingan FOSIL BKMI Berbuah Hasil, Mushola Sirotol Mustaqim Resmi Menjadi Masjid dan Gelar Sholat Jum’at Perdana HIJRAH DAN KEPEMIMPINAN PROFETIK Fosil BKM Indonesia Perkuat Pendampingan Sertifikasi Tanah Wakaf, Tim Resmi Dibekali ID Card Kategori Program Kegiatan Berita Artikel Program Ziswaf Fosil BKMI Ikut Berwakaf
Pendampingan FOSIL BKMI Berbuah Hasil, Mushola Sirotol Mustaqim Resmi Menjadi Masjid dan Gelar Sholat Jum’at Perdana

Pendampingan FOSIL BKMI Berbuah Hasil, Mushola Sirotol Mustaqim Resmi Menjadi Masjid dan Gelar Sholat Jum’at Perdana Program Pendampingan FOSIL BKMI Berbuah Hasil, Mushola Sirotol Mustaqim Resmi Menjadi Masjid dan Gelar Sholat Jumat Perdana SAMPALI – Peran aktif Forum Silaturahmi Badan Kemakmuran Masjid Indonesia (FOSIL BKMI) dalam mendampingi penguatan kelembagaan masjid kembali membuahkan hasil. Berkat proses konsultasi, pembinaan, dan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, Mushola Sirotol Mustaqim di Sampali resmi berubah status menjadi Masjid Sirotol Mustaqim, yang ditandai dengan pelaksanaan Sholat Jumat perdana pada Jumat (26/6/2026) atau bertepatan dengan 11 Muharram 1448 Hijriah. Peresmian status tersebut menjadi tonggak penting bagi masyarakat setempat. Ratusan jamaah mengikuti Sholat Jumat pertama dengan penuh rasa syukur dan haru, menandai dimulainya babak baru bagi masjid yang diharapkan menjadi pusat ibadah, dakwah, pendidikan, dan pembinaan umat di lingkungan sekitarnya. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran FOSIL BKMI sebagai organisasi yang memiliki komitmen memperkuat tata kelola dan kemakmuran masjid. Beberapa pekan sebelumnya, pengurus Mushola Sirotol Mustaqim bersama pengurus Mushola Al Fajar dan Mushola Al Hakim mengajukan konsultasi kepada FOSIL BKMI terkait mekanisme serta persyaratan peningkatan status mushola menjadi masjid. Menindaklanjuti permohonan tersebut, FOSIL BKMI memberikan pendampingan mulai dari konsultasi administrasi, koordinasi dengan berbagai pihak, hingga pembinaan terhadap pengurus. Melalui proses komunikasi yang intensif dan sinergi yang baik antara pengurus mushola, tokoh masyarakat, serta instansi terkait, perubahan status Mushola Sirotol Mustaqim akhirnya dapat direalisasikan. Bagi FOSIL BKMI, perubahan status sebuah mushola bukan sekadar pemenuhan aspek administratif, melainkan bagian dari upaya membangun peradaban Islam melalui penguatan fungsi masjid. Masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan, pembinaan generasi muda, pelayanan sosial, serta penguatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. Sebagai bentuk komitmen dalam memakmurkan masjid, FOSIL BKMI juga telah menyiapkan program lanjutan bagi Masjid Sirotol Mustaqim. Dalam waktu dekat, organisasi tersebut akan menyelenggarakan pelatihan khatib dan imam Sholat Jumat, serta pelatihan penyelenggaraan fardu kifayah, khususnya bagi bilal jenazah. Program ini diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang kompeten sehingga fungsi masjid dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan. Keberhasilan perubahan status Mushola Sirotol Mustaqim menjadi masjid diharapkan menjadi inspirasi bagi mushola-mushola lain untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaannya. FOSIL BKMI menegaskan akan terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam memberikan konsultasi, pendampingan, dan pembinaan, sehingga semakin banyak masjid yang mampu menjalankan perannya sebagai pusat ibadah sekaligus pusat pemberdayaan umat. Bagikan : Tulisan Terkini Pendampingan FOSIL BKMI Berbuah Hasil, Mushola Sirotol Mustaqim Resmi Menjadi Masjid dan Gelar Sholat Jum’at Perdana HIJRAH DAN KEPEMIMPINAN PROFETIK Fosil BKM Indonesia Perkuat Pendampingan Sertifikasi Tanah Wakaf, Tim Resmi Dibekali ID Card Setahun Mengabdi, Fosil BKM Indonesia Medan Selayang Mantapkan Sinergi Program untuk Penguatan Masjid dan Umat Kategori Program Kegiatan Berita Artikel
Fosil BKM Indonesia Perkuat Pendampingan Sertifikasi Tanah Wakaf, Tim Resmi Dibekali ID Card

Fosil BKM Indonesia Perkuat Pendampingan Sertifikasi Tanah Wakaf, Tim Resmi Dibekali ID Card Fosil BKM Indonesia Perkuat Pendampingan Sertifikasi Tanah Wakaf, Tim Resmi Dibekali ID Card Medan Denai – Forum Silaturahim Badan Kesejahteraan Masjid Indonesia (Fosil BKMI) menegaskan komitmennya dalam menjaga aset wakaf melalui pembentukan Tim Pendamping Sertifikat Tanah Wakaf yang dibekali kartu identitas (ID Card) resmi. Penyematan ID Card secara simbolis menjadi penanda dimulainya penguatan sistem pelayanan yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel dalam mendampingi masyarakat mengurus legalitas tanah wakaf. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (27/6/2026) atau bertepatan dengan 12 Muharram 1448 Hijriah di Kompleks Masjid Ar Rahmatul Hidayah, Kecamatan Medan Denai. Acara dirangkaikan dengan peresmian Cafe RH serta Sekretariat Bersama Fosil BKMI dan MUI Kecamatan Medan Denai yang diresmikan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Denai. Penyematan ID Card tidak hanya menjadi identitas organisasi, tetapi juga merupakan bentuk keseriusan Fosil BKMI dalam menghadirkan pelayanan pendampingan yang terpercaya. Dengan identitas resmi tersebut, anggota tim di lapangan diharapkan mudah dikenali masyarakat sehingga keberadaannya tidak disalahartikan sebagai perantara atau calo, melainkan relawan yang membantu proses administrasi sertifikasi tanah wakaf sesuai ketentuan yang berlaku. Program pendampingan sertifikasi tanah wakaf menjadi salah satu agenda strategis organisasi dalam memberikan kepastian hukum terhadap aset-aset wakaf. Legalitas yang kuat dinilai penting untuk mengantisipasi berbagai persoalan hukum di kemudian hari sekaligus menjaga amanah para wakif agar manfaat wakaf tetap berkelanjutan bagi generasi mendatang. Selain itu, keberadaan Sekretariat Bersama Fosil BKMI dan MUI Kecamatan Medan Denai diharapkan menjadi pusat koordinasi berbagai program kemasjidan. Fasilitas tersebut juga akan difungsikan sebagai tempat konsultasi dan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan dalam pengurusan sertifikat tanah wakaf maupun program kemasjidan lainnya. Melalui langkah tersebut, Fosil BKMI menegaskan bahwa pengelolaan wakaf memerlukan tata kelola yang profesional, kredibel, dan bertanggung jawab. Perlindungan terhadap tanah wakaf tidak hanya menjadi bagian dari upaya menjaga aset umat, tetapi juga memastikan amanah wakaf tetap lestari dan memberikan manfaat yang berkesinambungan bagi kemakmuran masjid serta kesejahteraan masyarakat. Bagikan : Berita Terupdate Fosil BKM Indonesia Perkuat Pendampingan Sertifikasi Tanah Wakaf, Tim Resmi Dibekali ID Card01/07/2026 Setahun Mengabdi, Fosil BKM Indonesia Medan Selayang Mantapkan Sinergi Program untuk Penguatan Masjid dan Umat29/06/2026 FOSIL BKMI Perkuat Layanan Kemasjidan dan Pemberdayaan Umat, bersama KUA Medan Denai Resmikan Sekretariat Bersama29/06/2026 Kategori Pustaka Kegiatan Berita Terkini Berita Program
Kunjungan Edukasi Wakaf Produktif Fosil BKMI Tarik Perhatian Jamaah dan Mitra Lembaga

Kunjungan Edukasi Wakaf Produktif Fosil BKMI Tarik Perhatian Jamaah dan Mitra Lembaga Kunjungan Edukasi Wakaf Produktif Fosil BKMI Tarik Perhatian Jamaah dan Mitra Lembaga SERDANG BEDAGAI – Program Sawah Wakaf Produktif yang dikembangkan FOSIL BKMI di Dusun II, Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, kembali menjadi perhatian berbagai kalangan. Pada Ahad (21/6/2026), sejumlah jamaah dari Masjid Muslimin bersama perwakilan lembaga sosial dan filantropi melakukan kunjungan langsung untuk melihat perkembangan lahan wakaf yang kini telah mencapai sekitar 2,7 hektare. Rombongan yang hadir berasal dari berbagai unsur, di antaranya BAZNAS Sumatera Utara, Forum Zakat Sumatera Utara, Usahawan Muda Mandiri Intelektual, Global Food Foundation, serta sejumlah jamaah yang ingin mengetahui secara langsung pengelolaan wakaf produktif yang dijalankan FOSIL BKMI. Dalam kunjungan tersebut, para peserta diajak meninjau area persawahan yang saat ini memasuki masa tanam ke-8. Hamparan padi yang tumbuh subur menjadi gambaran nyata bagaimana aset wakaf dapat dikelola secara produktif dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Pengurus FOSIL BKMI menjelaskan bahwa hasil dari tujuh kali panen sebelumnya telah disalurkan kepada berbagai kelompok penerima manfaat. Distribusi bantuan tidak hanya menjangkau masyarakat di Kota Medan, tetapi juga masyarakat Muslim yang berada di wilayah minoritas. Salah satu penyaluran terbaru dilakukan kepada warga Muslim di Kabupaten Toba pada akhir Mei 2026. Menurut pengelola program, konsep wakaf produktif yang diterapkan tidak hanya berorientasi pada pengembangan aset, tetapi juga bertujuan memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi umat. Melalui pengelolaan yang berkesinambungan, hasil panen diharapkan mampu menjadi sumber manfaat jangka panjang bagi berbagai program kemaslahatan. Turut menyambut rombongan, Direktur ZISWAF FOSIL BKMI H. Jonidi, SE., C.W.C., Sekretaris Jenderal PP FOSIL BKMI Ir. H. Ilham Safwi, C.W.C., Wakil Sekretaris Jenderal PP FOSIL BKMI Sudirman Chaniago, C.W.C., serta Direktur FOSIL MEDIA Muhammad Hidayat. Pada kesempatan tersebut, Muhammad Hidayat memaparkan perkembangan FOSIL MEDIA yang kini terus memperluas perannya dalam mendukung publikasi dan dakwah digital masjid. Menurutnya, pemanfaatan teknologi multimedia menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat penyebaran informasi dan syiar Islam hingga menjangkau masyarakat yang lebih luas. Sementara itu, Direktur ZISWAF FOSIL BKMI menegaskan bahwa pengembangan sawah wakaf produktif merupakan bagian dari strategi membangun kemandirian umat melalui sektor ekonomi berbasis wakaf. Ke depan, program ini diharapkan mampu menjadi sumber pendanaan berkelanjutan bagi masjid-masjid di daerah minoritas, mendukung kegiatan pembinaan masyarakat, serta membantu pengiriman dai ke wilayah yang masih membutuhkan layanan dakwah dan pendidikan Islam. Kegiatan silaturahim tersebut juga dihadiri oleh Insan FOSIL BKMI Kecamatan Medan Denai yang turut berpartisipasi dalam menyambut para tamu. Setelah sesi pemaparan dan dialog selesai, peserta melanjutkan peninjauan kawasan agro yang berkembang di sekitar lokasi persawahan. Keberadaan fasilitas pendukung dan potensi wisata alam berbasis pertanian di kawasan tersebut dinilai membuka peluang pengembangan yang lebih luas di masa mendatang. Konsep integrasi antara wakaf produktif, edukasi, dan wisata agro menjadi salah satu gagasan yang tengah dipersiapkan untuk memperkuat manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar. Melalui program ini, FOSIL BKMI berharap semangat berwakaf dapat semakin tumbuh di tengah masyarakat. Sinergi antara pengelola, donatur, dan berbagai lembaga mitra diyakini menjadi modal penting dalam mewujudkan berbagai program pemberdayaan umat yang berkelanjutan. Fosil Media Bagikan : Recent Posts SEDANG TERJADI PERUBAHAN CARA GENERASI MUDA ISLAM BERAGAMA26/06/2026 ALGORITMA DAN IMPLIKASINYA25/06/2026 EMPAT DIMENSI MASJID23/06/2026 Categories Pustaka Kegiatan Berita Terkini Berita Program
