
MEDAN DENAI, 19 Juli 2026 — Forum Silaturahmi Badan Kemakmuran Masjid Indonesia (Fosil BKMI) Kecamatan Medan Denai sukses menggelar Musyawarah Suksesi Kepengurusan di Masjid Rohmatul Hidayah, Jalan Denai, Minggu (19/7/2026). Dalam forum yang berlangsung sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi tersebut, Jonidi, SE., CWC kembali dipercaya secara aklamasi sebagai Ketua Fosil BKMI Kecamatan Medan Denai untuk masa bakti 2026–2031.
Sidang dipimpin oleh Dr. Muhammad Dalim dengan tingkat kehadiran pengurus melebihi 75 persen, sehingga memenuhi ketentuan kuorum. Sebelum proses pemilihan, Jonidi menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode sebelumnya yang mendapat apresiasi dari peserta sidang. Seluruh peserta kemudian secara bulat menerima laporan tersebut dan kembali memberikan mandat kepemimpinan kepada Jonidi untuk periode kedua.
Musyawarah juga dihadiri unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Medan Denai, serta Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Denai. Kehadiran para mitra tersebut menjadi bukti kuatnya sinergi lintas lembaga dalam membangun ekosistem kemasjidan di wilayah Medan Denai.
Dalam forum tersebut, perwakilan DMI dan KUA menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang selama ini dibangun Fosil BKMI Medan Denai. Menurut mereka, berbagai program yang dijalankan telah menghidupkan aktivitas masjid sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat.

Ketua Umum Pengurus Daerah Fosil BKMI Kota Medan, Prof. Delfitri Munir, dalam sambutannya memberikan penghargaan atas kepemimpinan Jonidi yang dinilai berhasil menggerakkan organisasi secara aktif dan produktif. Ia juga menekankan pentingnya penguatan tata kelola masjid melalui percepatan sertifikasi aset wakaf, optimalisasi fungsi nazir sesuai peraturan perundang-undangan, serta pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) resmi yang berkoordinasi dengan BAZNAS Kota Medan.
Suasana musyawarah berlangsung hangat, penuh semangat kebersamaan, dan diwarnai diskusi konstruktif. Dalam sesi ramah tamah usai sidang, muncul berbagai masukan agar Fosil BKMI memiliki standar penilaian kinerja organisasi dan kepengurusan sebagai instrumen untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masjid.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Pengurus Daerah Fosil BKMI Kota Medan, Syaifuddin Zuhri, menyampaikan bahwa organisasi tengah menyiapkan sistem evaluasi kepengurusan berbasis indikator yang menitikberatkan pada aspek kolaborasi, partisipasi, kebermanfaatan, keberlanjutan program, serta kemampuan mereplikasi praktik-praktik terbaik di berbagai wilayah.

Terpilihnya kembali Jonidi diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat gerakan pemberdayaan masjid di Kecamatan Medan Denai. Dengan kepemimpinan yang berkelanjutan dan kolaborasi yang semakin luas, Fosil BKMI optimistis mampu mewujudkan masjid yang lebih berdaya, profesional, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat serta pembangunan masyarakat.
(Fosil Media)