
DELI SERDANG — Peresmian Masjid Al Ikhwan Kinangkong pada 3 Oktober 2026 menjadi momen penting bagi keluarga besar FOSIL BKMI. Selain menandai hadirnya masjid bagi masyarakat, acara tersebut juga mengingatkan kembali pada perjalanan kepedulian sosial dan gerakan kemanusiaan yang pernah tumbuh dari tempat itu.

FOSIL BKMI hadir dalam acara peresmian masjid yang diresmikan oleh Bupati Deli Serdang tersebut. Bagi organisasi ini, Masjid Al Ikhwan Kinangkong memiliki arti khusus: masjid itu menjadi salah satu titik awal masyarakat mengenal gerakan sosial FOSIL BKMI.
Perjalanan itu bermula saat bencana alam melanda wilayah Sibolangit. Sebuah masjid dan satu desa sempat terendam. Melihat warga membutuhkan pertolongan, FOSIL BKMI bergerak menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak.
Aksi kemanusiaan tersebut kemudian menyebar melalui media sosial dan jaringan komunitas badan kemakmuran masjid (BKM) di Kota Medan. Perlahan, kiprah FOSIL BKMI semakin dikenal dan memperoleh dukungan dari berbagai kalangan.
Kepedulian itu berlanjut ke berbagai wilayah. Saat banjir bandang melanda sejumlah daerah di Sumatera Utara dan Aceh, FOSIL BKMI turut membantu warga terdampak. Organisasi ini juga memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat yang mengalami longsor di Desa Buah Mabar.
Di luar respons terhadap bencana, FOSIL BKMI menggalang dana untuk membantu masyarakat yang terdampak konflik kemanusiaan di Palestina. Berbagai kegiatan tersebut mencerminkan peran masjid yang lebih luas: bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang tumbuhnya solidaritas dan pelayanan kepada umat.
Masjid Al Ikhwan Kinangkong menyimpan pula catatan penting lain dalam perjalanan organisasi. Di masjid itu, kepengurusan Perkuburan Baqi Medan Denai dibentuk—sebuah ikhtiar untuk melayani kebutuhan masyarakat, termasuk dalam urusan pengurusan umat hingga akhir hayat.

Kehadiran FOSIL BKMI dalam peresmian pada 3 Oktober 2026 pun menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan tersebut sekaligus memperbarui semangat pengabdian. Harapannya, peresmian masjid tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi awal bagi penguatan kebersamaan dan pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat.

Masjid mempersatukan umat; kepedulian menggerakkan langkah; kebersamaan menghadirkan kemaslahatan. Semoga Allah SWT senantiasa memberi kekuatan kepada para pengurus, jamaah, dan keluarga besar FOSIL BKMI untuk terus istiqamah dalam berkhidmat.