Fosil BKM Indonesia

Fosil BKMI Medan Selayang Gelar SuLing Ke-12 dan Upgrading Perdana Pengurus BKM Al Qomar

Program

Fosil BKMI Medan Selayang Gelar SuLing Ke-12 dan Upgrading Perdana Pengurus BKM Al Qomar

MEDAN SELAYANG – Forum Silaturahim Badan Kemakmuran Masjid Indonesia (Fosil BKMI) Kecamatan Medan Selayang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola masjid melalui pelaksanaan Subuh Keliling (SuLing) Ke-12 dan Upgrading Perdana Pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Qomar, Minggu (12/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Qomar, Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang, tersebut terlaksana dengan lancar dan sukses melalui kolaborasi antara Fosil BKMI Medan Selayang dan BKM Al Qomar.

Rangkaian kegiatan diawali dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Suardi Affandi dengan tema “Tasawuf, Syariat dan Fikih Harus Sejalan”. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara dimensi spiritual, pemahaman syariat, dan praktik fikih dalam kehidupan seorang muslim.

Ketua panitia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus serta jamaah Masjid Al Qomar yang telah menyediakan fasilitas dan mendukung penuh pelaksanaan kegiatan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para pemateri dari Pengurus Cabang (PC), Pengurus Wilayah (PW), Pengurus Daerah (PD), hingga Pengurus Pusat (PP) Fosil BKM Indonesia yang telah berkontribusi memberikan materi pembinaan.

Momentum tersebut juga menjadi pelaksanaan upgrading atau pelatihan organisasi perdana bagi pengurus baru BKM Al Qomar. Sebanyak sembilan materi pokok mengenai pengelolaan masjid dan kemasjidan ideal disampaikan oleh para narasumber yang berasal dari berbagai tingkatan kepengurusan Fosil BKMI.

Materi yang diberikan meliputi pengelolaan keuangan masjid dan pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid oleh Dr. H. Sanusi G. Pane, S.E., M.Si.; tugas pokok dan fungsi Badan Pengurus Harian serta bidang idarah dan imarah oleh Drs. Syaifuddin Zuhri; bidang riayah oleh Syahlan Z. Nasution, S.T., M.T., IAI.AA., CWC.; serta pemahaman mengenai perbedaan tugas nazir wakaf dan BKM oleh Prof. Dr. dr. H. Defitri M., Sp.THT.B.KL(K).

Selain itu, Prof. H. Didik Santoso, M.Pd., menyampaikan sosialisasi dan panduan menuju masjid percontohan, sementara Ir. H. Ilham Safwi, CWC., membawakan materi kepemimpinan. Materi digitalisasi dan publikasi media masjid disampaikan oleh Drs. H. Kariono, M.Si., MCE. Sementara materi manajemen konflik dan pelayanan jamaah direncanakan akan dilaksanakan pada kesempatan berikutnya.

Fosil BKMI berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun tata kelola masjid yang profesional, modern, dan berorientasi pada pelayanan umat. Melalui peningkatan kapasitas pengurus, masjid diharapkan mampu menjalankan fungsi ibadah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi secara optimal.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar seluruh ikhtiar dalam memakmurkan masjid dan membina umat senantiasa mendapat keberkahan dan ridha Allah SWT.

(Fosil Media)

 

Bagikan :