Fosil BKM Indonesia

Sampali – Forum Silaturrahim Badan Kemakmuran Masjid Indonesia (FOSIL BKMI) menghadiri musyawarah yang digelar Panitia Perubahan Mushola Menjadi Masjid di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, baru-baru ini. Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Panitia, Kambang Situmeang, dan diikuti tokoh masyarakat, ustaz, serta pengurus rumah ibadah setempat.

Musyawarah dilaksanakan sebagai upaya menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang menginginkan kehadiran sebuah masjid di Desa Sampali. Saat ini, wilayah tersebut memiliki tiga mushola yang aktif digunakan warga, yakni Mushola Sirotol Mustaqin, Mushola Al Hijrah, dan Mushola Al Karim.

Dalam pertemuan itu disampaikan bahwa Desa Sampali dihuni lebih dari 600 kepala keluarga muslim. Selama ini, masyarakat harus keluar desa untuk melaksanakan Shalat Jumat karena belum tersedianya masjid yang memenuhi syarat penyelenggaraan ibadah tersebut.

Direktur ZISWAF FOSIL BKMI, Jonidi, didampingi Ketua FOSIL BKMI Kecamatan Percut Sei Tuan, Baharuddin, membuka ruang dialog bersama masyarakat terkait berbagai persiapan yang diperlukan untuk peningkatan status mushola menjadi masjid. Pembahasan meliputi aspek administrasi, teknis, serta kesiapan jamaah agar masjid yang akan dibentuk dapat berfungsi sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pembinaan umat.

Hasil musyawarah menunjukkan dukungan yang cukup besar dari warga yang hadir. Namun, karena cuaca hujan deras, sejumlah tokoh masyarakat belum dapat mengikuti pertemuan tersebut. Panitia pun berencana melakukan sosialisasi lanjutan guna memperoleh masukan dan dukungan yang lebih luas dari seluruh elemen masyarakat.

Apabila seluruh tahapan dan persyaratan dapat dipenuhi, pelaksanaan Shalat Jumat perdana di Masjid Sirotol Mustaqin direncanakan berlangsung pada Jumat, 12 Juni 2026. Masyarakat berharap keberadaan masjid tersebut dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di Desa Sampali.